<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogger Seribu Sungai</title>
	<atom:link href="http://seribusungai.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://seribusungai.org</link>
	<description>Komunitas Blogger Seribu Sungai</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Jun 2010 05:28:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Aruh Sastra VII Kalsel di Tanjung (Tabalong)</title>
		<link>http://seribusungai.org/seni-budaya/aruh-sastra-vii-kalsel-di-tanjung-tabalong/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/seni-budaya/aruh-sastra-vii-kalsel-di-tanjung-tabalong/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 05:28:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Aruh Sastra adalah sebuah event di Kalimantan Selatan di bidang kesusastraan yang dilaksanakan tiap tahun. Seperti waktu, maka tahun pun berganti. Aruh Sastra kini memasuki tahun yang ke – 7. Bagi para peminat sastra, banyak alasan kenapa menunggu-nunggu hadirnya event ini. Diantaranya, boleh jadi karena ingin jualan buku, silaturahmi, mengikuti seminar, atau ikut serta dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Aruh Sastra adalah sebuah event di Kalimantan Selatan di bidang kesusastraan yang dilaksanakan tiap tahun. Seperti waktu, maka tahun pun berganti. Aruh Sastra kini memasuki tahun yang ke – 7. Bagi para peminat sastra, banyak alasan kenapa menunggu-nunggu hadirnya event ini. Diantaranya, boleh jadi karena ingin jualan buku, silaturahmi, mengikuti seminar, atau ikut serta dalam lomba.</p>
<p>Khusus bidang lomba penulisan cerita pendek (cerpen) tampak adanya perubahan, biasanya lomba cerpen Aruh Sastra ditulis dalam bahasa Indonesia. Sekarang, bahasa Banjar hulu atau kuala.</p>
<p>Sastra Banjar, khusus yang ditulis dengan bahasa Banjar saat ini memang kurang dilirik oleh para penulis cerpen Kalsel. Saya tidak ingin mencari alasan, bagaimana pun itu sebuah pilihan masing-masing para sastrawannya.</p>
<p>Namun jika ingin dirayakan, “Merayakan Sastra Banjar”, momen Aruh Sastra kali ini menjadi event penting untuk menggali lagi potensi Kalsel melalui bidang kebahasaan, yakni bahasa Banjar. Sekadar motivasi, perubahan ini selaiknya dijadikan tantangan dan bukan menjadi rintangan dalam berkarya.</p>
<p>Tidak ada masalah menulis dalam bahasa apa pun, teknik menulis tetap sama, yang berbeda hanya medium bahasanya. Kali ini, mari kita ‘Rayakan Sastra Banjar’ dengan kesadaran sepenuhnya.</p>
<p><em><strong>Berikut adalah detail pelaksanaan Aruh sastra:</strong></em></p>
<p>Panitia Pelaksana Aruh Sastra kalimantan Selatan VII di Tanjung, kabupaten Tabalong, 26 sd 28 November 2010 mengadakan lomba Mengarang Cerpen Bahasa Banjar Kalimantan Selatan, dengan ketentuan sebagai berikut:<br />
- Lomba terbuka untuk umum<br />
- Lampirkan fotokopi kartu identitas diri yang sah dan masih berlaku<br />
- Sertakan biodata dan nomor telepon/HP yang mudah dihubungi<br />
- Peserta boleh mengirim labih dari satu judul cerpen<br />
- Tiap satu judul cerpen dikirim tiga rangkap (1 naskah asli, 2 fotokopi)<br />
- Tema bebas<br />
- Masukkan dalam amplop tertutup, di sudut kiri atas tulis “Lomba Mengarang Cerpen Bahasa Banjar Aruh Sastra Kalimantan Selatan VII”<br />
- Dikirim lewat pos atau diantar langsung (pada hari/jam kerja) ke sekretariat panitia pelaksana : d.a Tahura Advertising, Jalan Sultan Adam RT 16 Nomor 21 Banjarmasin<br />
- Cerpen diketik 1,5 spasi di kertas HVS kuarto (A4), dengan huruf Times New Roman ukuran 12<br />
- Panjang cerpen 3 – 8 halaman<br />
- Menggunakan Bahasa Banjar Hulu maupun Kuala<br />
- Merupakan karya asli, bukan saduran/jiplakan/terjemahan dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun di media manapun<br />
- Lomba dimulai sejak diumumkan, ditutup 20 Agustus 2010 pukul 12.00 Wita<br />
- Dewan juri akan menetapkan juara I, juara II, juara III, juara harapan I, juara harapan II, dan juara harapan III.<br />
- Para juara akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 3.000.000,-, Rp 2.500.000,-, Rp 2.000.000,-, Rp 1.500.000,-, Rp 1.250.000,-, Rp 1.000.000,- serta piagam penghargaan<br />
- Enam cerpen terbaik akan dibukukan bersama puisi juara dan nominasi Lomba Cipta Puisi Bahasa Banjar Aruh Sastra Kalimantan Selatan VII<br />
- Enam pemenang utama akan diundang menerima hadiah dalam Aruh Sastra Kalimantan Selatan VII, akomodasi dan konsumsi selama acara di Tanjung Kabupaten Tabalong disediakan.</p>
<p>Hal-hal lain yang belum jelas dapat ditanyakan langsung di sekretariat panitia pelaksana, atau contact person 0852-4995-4849.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<em><strong>Sumber: </strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>- <a href="http://hariesaja.wordpress.com/2010/06/17/lomba-mengarang-cerpen-bahasa-banjar-aruh-sastra-jadikan-tantangan/" target="_blank">Harie Insani Putera</a></strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>- <a href="http://zianxfly.wordpress.com/2010/06/16/lomba-menulis-cerpen-bahasa-banjar-di-aruh-sastra-vii-kalsel-di-tanjung-tabalong/" target="_blank">Zian </a><br />
</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>- koran Radar Banjarmasin edisi Minggu, 13 Juni 2010</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/seni-budaya/aruh-sastra-vii-kalsel-di-tanjung-tabalong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>6 Kesalahan Fatal Facebooker</title>
		<link>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/6-kesalahan-fatal-facebooker/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/6-kesalahan-fatal-facebooker/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 00:26:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[Menurut survey, 30% perusahaan menggunakan Facebook untuk menilai calon pegawainya. Jadi, jangan sembarang menulis atau meng-upload sesuatu di account Anda. Hindari 6 kesalahan fatal di bawah ini.
1. Foto profil yang kurang &#8220;sopan&#8221;
Sekilas tidak ada yang salah dari memasang foto profil yang menunjukkan Anda sedang berpose menggoda atau menenggak sebotol minuman keras. Namun jika foto tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menurut survey, 30% perusahaan menggunakan Facebook untuk menilai calon pegawainya. Jadi, jangan sembarang menulis atau meng-upload sesuatu di account Anda. Hindari 6 kesalahan fatal di bawah ini.</p>
<p><em><strong>1. Foto profil yang kurang &#8220;sopan&#8221;</strong></em><br />
Sekilas tidak ada yang salah dari memasang foto profil yang menunjukkan Anda sedang berpose menggoda atau menenggak sebotol minuman keras. Namun jika foto tersebut dilihat oleh calon atasan, imej profesional Anda akan langsung runtuh.<br />
<em><strong><br />
2. Mengeluh tentang pekerjaan</strong></em><br />
Bisa berupa keluhan tentang pekerjaan yang menumpuk, atau uneg-uneg akan atasan yang tidak kompeten. Mengeluh itu wajar, namun jika Anda melakukannya di forum publik, lain lagi ceritanya.</p>
<p><em><strong>3. Menulis sesuatu yang bertentangan dengan isi CV</strong></em><br />
Anda menulis 1984 sebagai tahun lahir Anda di dalam CV. Tapi di Facebook, tahun lahir Anda 1979. Sekecil apapun perbedaan data diri tersebut, Anda beresiko dicap tidak jujur. Minimal ceroboh dan tidak teliti.</p>
<p><em><strong>4. Menulis status &#8220;mengadu&#8221;</strong></em><br />
Hati-hati saat menulis status seperti, &#8220;Tommy nggak masuk hari ini karena &#8220;sakit&#8221;, padahal lagi liburan di Bali. Sementara aku terkurung dengan kerjaan yang menumpuk.&#8221; Bukan hanya nama baik teman Anda saja yang dipertaruhkan, tapi juga kredibilitas Anda sendiri. Anda akan terlihat licik dan tidak dapat dipercaya.</p>
<p><em><strong>5. Tidak menggunakan fasilitas Privacy Setting</strong></em><br />
Kita dapat mengatur siapa saja yang bisa melihat profil lengkap kita, siapa yang tidak bisa melihat foto-foto tertentu, dsb. Sayangnya, tidak semua pengguna Facebook memanfaatkan fasilitas ini. Bahkan banyak yang tidak mengerti atau tidak tahu sama sekali.</p>
<p><em><strong>6. Pencemaran nama baik</strong></em><br />
Anda sudah menjaga halaman Facebook Anda baik-baik sehingga terlihat profesional. Tiba-tiba seorang teman meng-upload foto Anda yang sedang mabuk, dan tentunya tak lupa men-tag Anda. Rajin-rajinlah mengecek Facebook Anda sehingga bisa langsung menghapus konten yang tidak diinginkan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Sumber :<a href="http://mim.yahoo.com/yahooindonesia/p/exJDZ-y/" target="_blank"> Yahoo</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/6-kesalahan-fatal-facebooker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kebudayaan dan Tantangan Berkesenian ke depan di Banjarmasin</title>
		<link>http://seribusungai.org/seni-budaya/kebudayaan-dan-tantangan-berkesenian-ke-depan-di-banjarmasin/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/seni-budaya/kebudayaan-dan-tantangan-berkesenian-ke-depan-di-banjarmasin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 23:44:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Sudah sejak lama para seniman (antara lain di dalamnya: sastrawan) menyuarakan pentingnya pembangunan nilai-nilai budaya dalam pembangunan masyarakat dan infrastruktur, juga suprastruktur, yang terkait dalam pembangunan jiwa masyarakat dalam menghadapi tantangan global. Apalagi sejak globalisasi, beserta efek-efek ikutannya, menjadi hal yang tak terelakkan dalam pergaulan dewasa ini, di masyarakat luas.
Dewasa ini, terutama dalam satu dasawarsa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sudah sejak lama para seniman (antara lain di dalamnya: sastrawan) menyuarakan pentingnya pembangunan nilai-nilai budaya dalam pembangunan masyarakat dan infrastruktur, juga suprastruktur, yang terkait dalam pembangunan jiwa masyarakat dalam menghadapi tantangan global. Apalagi sejak globalisasi, beserta efek-efek ikutannya, menjadi hal yang tak terelakkan dalam pergaulan dewasa ini, di masyarakat luas.</p>
<p>Dewasa ini, terutama dalam satu dasawarsa terakhir, keinginan-keinginan untuk memperkuat budaya lokal dalam menghadapi tantangan kemajuan global semakin mengemuka. Beberapa peristiwa budaya semakin ramai menjadi perhelatan bersama, yang antara lain baru saja dilaksanakan adalah Kongres (Ke)Budaya(an) Banjar II. Hanya saja masih disayangkan bahwa peristiwa budaya semacam ini belum lagi dirasakan penting untuk diketahui dan menjadi satu masalah bersama yang dirasakan oleh semua golongan masyarakat. Hingganya, keinginan untuk berpatisipasi secara aktif dalam kegiatan-kegiatan ini menjadi milik kelompok tertentu saja, katakanlah milik seniman saja atau aktivis yang merasa berkepentingan dan peduli tertentu saja, dan belum dirasakan penting oleh semua kalangan. Dalam analog sederhana, seniman atau aktivis budaya ini merasa iri terhadap perhatian masyarakat dan pemerintah terhadap pembinaan olahraga, pendidikan agama, peristiwa politik, dan hiburan populer; betapa jika ada satu event olahraga besar semacam liga sepakbola, atau pengajian besar, atau kampanye politik dan event musik remaja dan dangdutan, masyarakat berbondong-bondong datang dan kemudian menjadi pembicaraan di warung-warung minum dan lainnya.</p>
<p>Pembangunan ekonomi selalu saja menjadi tolak ukur dalam penilaian tingkat kesejahteraan masyarakat. Begitu juga halnya pendidikan agama menjadi tolak ukur dalam menilai tingkat pengembangan mental seseorang. Atau, katakanlah prestasi olahraga tertentu menjadi nilai kebanggaan tersendiri bagi daerah. Hal-hal ini telah kita rasakan di masyarakat kita di Banjarmasin dan  Kalsel pada umumnya, secara bertahap—atau fluktuatif. Padahal dalam hal lain, pembangunan fisik mestinya diiringi dengan pembangunan sikap mental manusia dalam masyarakat; dalam bahasa yang sederhana, di awal-awal perdebatan tentang strategi pembangunan ekonomi yang otomatis juga menyangkut di dalamnya kebudayaan pada era perpanjangan revolusi masa ‘50-an sampai ‘60-an, Syafruddin Prawiranegara pernah mengatakan: “Kita harus ingat, kemiskinan punya arti material maupun nonmaterial. Kita bisa miskin dalam arti material, tapi kaya dalam arti mental atau spiritual. Orang lain bisa kaya dalam arti material, tetapi miskin dalam spiritual” (Pelaku Berkisah; 2005). Dan, dalam hal inilah pendidikan, termasuk di dalamnya pendidikan budaya lewat pengenalan aktivitas berkesenian menjadi niscaya dalam turut membangun mental-spiritual masyarakat. Setidaknya, kesenian membukakan pintu masuk bagi apresiasi atas kerja manusia, karena di dalamnya kesenian mengenalkan pentingnya makna proses dalam kerja kebudayaan.</p>
<p>Sejauh yang telah berlangsung di masyarakat kita perekonomian terus membaik, infrastruktur jalan dan gedung sebagai fasilitas publik dirasakan meningkat. Tapi bagaimana dampak-dampaknya terhadap sisi kehidupan yang lain di lingkungan kita? Bagaimana dengan keprihatinan akan semakin tergusurnya sungai-sungai dengan pembangunan jalan-jalan yang semakin melebar dan gedung-gedung beton yang terus tumbuh? Bagaimana dengan keprihatinan akan nilai-nilai tradisi-budaya yang semakin “jauh” dari sikap keseharian anak-anak muda yang lebih cenderung ke Barat dengan televisi dan media globalisasi lainnya sebagai agen budaya, sementara di dalam kearifan masyarakat (budaya lokal) kita ada penghormatan terhadap lingkungan sebagai ekosistem yang menjaga kita? Perihal-perihal inilah yang selalu diingatkan dalam peristiwa-peristiwa kesenian, entah itu berbentuk tulisan (buku) dan pergelaran budaya.</p>
<p><strong>Tantangan Berkesenian ke Depan</strong></p>
<p>Sebelum lalu terlalu menjauh berbicara tentang perhatian pemerintah, juga apresiasi yang lebih luas di masyarakat, ada tantangan-tantangan yang harus dijawab oleh seniman dan aktivis-aktivis budaya yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan sikap mental masyarakat. Dan tantangan-tantangan ini adalah persoalan yang terus “diwariskan” dari generasi terdahulu, semenjak proklamasi kemerdekaan oleh divisi ALRI tentara Kalimantan pada peristiwa integrasi terhadap Indonesia, yang terus beradaptasi dengan situasi jaman, utamanya sekarang dalam menghadapi tantangan globalisasi dan seterusnya.</p>
<p>Pertama, adalah kesadaran pentingnya menjadi bagian dari solusi, atau resolusi, persoalan-persoalan di masyarakat. Sejauh ini persoalan-persoalan internal di kalangan seniman, baik itu menyangkut bentuk ideal berkesenian (pakem-pakem dan lain sebagainya) maupun persoalan etika pergaulan, masih menjadi kendala yang terus berlangsung dan menyita energi. Bahkan, sikap antikritik juga menjadi bagian persoalan di dalamnya. Padahal semestinya dinamika kreativitas, termasuk di dalamnya masalah etika pergaulan seniman, bisa menjadi model bagi pemecahan persoalan di masyarakat secara langsung maupun tidak.</p>
<p>Kedua, bagaimana strategi sosialisasi model-model kesenian sebagai solusi, atau resolusi, itu oleh seniman dan kelompoknya dapat menjadi hal yang niscaya di masyarakat. Strategi ini tentu juga menyangkut leadership yang dapat menyatukan di dalamnya pikiran-pikiran kreatif dan positif sehingga “niat baik” memajukan masyarakat itu dapat dilihat secara utuh, nyata, dan meyakinkan oleh pemerintah dan masyarakat. Dan tentu juga, menyangkut pilihan-pilihan bentuk yang lebih berterima oleh masyarakat (semua golongan dan periode usia); sehingga “pemetaan” juga menjadi hal yang penting untuk dikenali secara lebih baik.</p>
<p>Ketiga, tentang jaringan yang harus diperkuat pada setiap buhul (ikatan)nya. Entah itu jaringan ke kelompok elit pemikir di luar kesenian, jaringan ke birokrasi sebagai mesin motor pemerintah—dalam hal ini baik yang berkaitan langsung dengan kebijakan mengenai kesenian maupun yang tak langsung, jaringan kepada tokoh masyarakat pemuka adat dan agama, maupun jaringan kepada stakeholder lainnya. Kerjasama adalah hal yang tak dapat diabaikan jika niat memajukan masyarakat itu benar-benar dikehendaki.</p>
<p>Dan tantangan terakhir, keempat, adalah perlunya legacy atau warisan kebudayaan menyangkut pola-pola yang dapat diterapkan bersama, yang tidak mengikat secara terlalu memaksa, dipikirkan oleh pemikir-pemikir kesenian, pemikir budaya atau budayawan, agar terus terjadi regenerasi di dalam kesenian di dalam turut menjadi bagian dari solusi atas persoalan-persoalan di masyarakat.</p>
<p>Empat hal di atas tentu terlalu sedikit dan abstrak untuk menjawab tantangan yang benar-benar real di masyarakat. Tapi setidaknya dapat menjadi perbandingan bagi pikiran-pikiran kreatif seterusnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Sumber : <a href="http://hajriansyah.wordpress.com/2010/05/25/persoalan-kebudayaan-dan-tantangan-berkesenian-ke-depan-di-banjarmasin/#comment-701" target="_blank">Hajriansyah</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/seni-budaya/kebudayaan-dan-tantangan-berkesenian-ke-depan-di-banjarmasin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Hal Yang Harus Dihentikan di Facebook Sekarang</title>
		<link>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/7-hal-yang-harus-dihentikan-di-facebook-sekarang/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/7-hal-yang-harus-dihentikan-di-facebook-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 17:00:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Sejak didirikan pada Februari 2004 silam, Facebook telah menjadi sarana sosial yang membantu manusia berkomunikasi lebih efisien dengan teman mereka, keluarga dan rekan kerja. Akan tetapi dalam perkembangannya Facebook juga memiliki sisi negatif, mulai dari penipuan, pencemaran nama baik, penyalahgunaan identitas orang lain, dan bahkan tindak-tindak kriminal. Semua ini terjadi tidak terlepas dari keteledoran pengguna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sejak didirikan pada Februari 2004 silam, Facebook telah menjadi sarana sosial yang membantu manusia berkomunikasi lebih efisien dengan teman mereka, keluarga dan rekan kerja. Akan tetapi dalam perkembangannya Facebook juga memiliki sisi negatif, mulai dari penipuan, pencemaran nama baik, penyalahgunaan identitas orang lain, dan bahkan tindak-tindak kriminal. Semua ini terjadi tidak terlepas dari keteledoran pengguna sendiri yang ceroboh dalam menggunakan layanan situs jejaring sosial ini. Seperti dikutip MasdinSite dari Yahoo Finance News (belajar jadi Pers Online nih), setidaknya ada 7 hal yang harus dihindari demi keamanan Anda selama menggunakan layanan jejaring sosial Facebook.</p>
<p style="text-align: justify;">
1. Menggunakan kata sandi yang mudah ditebak<br />
Hindari kata sandi yang menggunakan nama-nama sederhana atau kata-kata yang bisa ditemukan dalam kamus, sekalipun disertai dengan angka-angka di belakangnya. Kata sandi yang dianjurkan adalah campuran dari huruf besar dan huruf kecil, angka-angka dan simbol-simbol. Sebuah kata sandi harus memiliki sekurang-kurangnya delapan karakter. Salah satu cara memilih kata sandi yagn baik adalah dengan menyisipkan angka atau simbol di bagian tengah sebuah kata, seperti pada kata “jingga” menjadi “jInG27gA”.</p>
<p style="text-align: justify;">
2. Mencantumkan tanggal lahir lengkap di profil<br />
Ini merupakan target yang ideal untuk pencurian identitas, yang bisa menggunakannya untuk mendapatkan lebih banyak informasi tentang Anda dan berpotensi mendapatkan akses terhadap data-data penting Anda. Jika sebelumnya Anda mencantumkan tanggal lahir secara lengkap, masuk ke halaman profil Anda dan klik pada tab “Info”, kemudian “Edit Information”. Pada bagian “Basic Information”, pilih yang hanya menampilkan bulan dan hari atau tidak menampilkan tanggal lahir sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">
3. Meremehkan kontrol-kontrol privasi yang bermanfaat<br />
Untuk hampir semua hal-hal yang berkaitan dengan profil Facebook, Anda bisa membatasi akses sebatas pada teman Anda, teman dari teman, atau hanya Anda sendiri. Batasi akses terhadap foto, tanggal lahir, pandangan keagamaan, dan informasi keluarga, diantara yang lainnya. Anda bisa hanya memberi akses kepada orang tertentu atau grup tertentu terhadap item-item seperti foto, atau memblokir orang tertentu untuk melihatnya. Pertimbangkan untuk mengosongkan informasi kontak, seperti nomor telpon dan alamat, karena Anda kemungkinan tidak menginginkan ada yang mengakses informasi tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
4. Mencantumkan nama anak di keterangan foto<br />
Jangan menggunakan nama anak di tag foto atau judul. Jika ada seseorang yang melakukannya, hapus dengan mengklik pada Remove Tag. Jika Anak anda tidak menggunakan Facebook dan seseorang memasukkan namanya di judul foto, minta orang tersebut untuk menghapusnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
5. Menyebutkan bahwa Anda tidak akan berada di rumah dalam waktu tertentu<br />
Melakukan ini seolah-olah memberikan tanda “rumah lagi kosong” di depan pintu rumah Anda. Jika memang Anda harus bepergian, tunggulah sampai Anda kembali ke rumah sebelum menceritakan di Facebook tentang pengalaman atau liburan Anda tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
6. Membiarkan mesin pencari menemukan Anda<br />
Untuk membantu mencegah orang asing mengakses halaman Anda, masuk ke bagian “Search” dari kontrol privacy Facebook Anda dan pilih “Only Friends” untuk hasil pencarian Facebook. Pastikan tidak mencentang kotak untuk hasil pencarian publik.</p>
<p style="text-align: justify;">
7. Membiarkan anak-anak menggunakan Facebook tanpa pengawasan<br />
Sebenarnya Facebook membatasi anggotanya dengan umur 13 tahun keatas, tetapi anak-anak yang lebih mudah dari itu banyak yang menggunakan Facebook. Jika Anda punya Anak di Facebook, cara yang terbaik untuk memberikan pengawasan adalah dengan menjadi teman online Anak. Gunakan e-mail Anda sebagai kontak untuk akun mereka sehingga Anda menerima pesan notifikasi-notifikasi dan memantau aktivitas-aktivitasnya. “Apa yang anak-anak anggap biasa-biasa saja bisa berakibat sangat serius,” kata Charles Pavelites, seorang agen khusus pengawasan di Internet Crime Complaint Center. Sebagai contoh, seorang anak yang menulis status atau komen “Ibu akan segera kembali ke rumah, saya harus siapkan makanan” setiap hari pada saat yang sama bisa memberikan informasi yang sangat banyak tentang waktu datang dan waktu pergi reguler dari orang tuanya, sehingga bisa dimanfaatkan oleh para penjahat.</p>
<p>Ditutup dengan pesan bang Napi:</p>
<p>“Ingat, kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat dari pelakunya tetapi juga karena ada kesempatan, jadi Waspadalah… Waspadalah…!”</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sumber: <a href="http://masdinsite.info/2010/05/7-hal-yang-harus-dihentikan-di-facebook-sekarang/" target="_blank">Masdin</a></em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/7-hal-yang-harus-dihentikan-di-facebook-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sayembara Logo dan Banner Pesta Blogger 2010</title>
		<link>http://seribusungai.org/info-lainnya/sayembara-logo-dan-banner-pesta-blogger-2010/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/info-lainnya/sayembara-logo-dan-banner-pesta-blogger-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 16:21:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Lainnya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[Salam blogger!
Waktunya menyongsong kehadiran Pesta Blogger 2010, untuk itu kami dari panitia Pesta Blogger 2010, seperti tahun-tahun sebelumnya, mengundang teman-teman blogger sekalian untuk turut berpartisipasi dalam sayembara desain logo resmi Pesta Blogger 2010.
Adapun tema Pesta Blogger tahun ini adalah: “Merayakan Keragaman“ (Celebrating Diversities).
Sosialisasi, Pendaftaran dan Pelaksanaan : 17 &#8211; 31 Mei 2010
Pengumuman : 2 Juni [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Salam blogger!</p>
<p>Waktunya menyongsong kehadiran Pesta Blogger 2010, untuk itu kami dari panitia Pesta Blogger 2010, seperti tahun-tahun sebelumnya, mengundang teman-teman blogger sekalian untuk turut berpartisipasi dalam sayembara desain logo resmi Pesta Blogger 2010.</p>
<p>Adapun tema Pesta Blogger tahun ini adalah: “Merayakan Keragaman“ (Celebrating Diversities).</p>
<p>Sosialisasi, Pendaftaran dan Pelaksanaan : 17 &#8211; 31 Mei 2010<br />
Pengumuman : 2 Juni 2010</p>
<p>Ketentuan:<br />
1. Sayembara ini terbuka untuk semua orang, baik blogger maupun penggiat social media, atau bukan keduanya.<br />
2. Ide karya harus orisinal, bukan hasil menyadur/meniru/membajak karya orang lain<br />
3. Setiap peserta dapat mengirimkan karya maksimal 2 (dua) versi desain. Jadi berikan karya terbaikmu!<br />
4. Bentuk karya:</p>
<p>* Logo untuk Pesta Blogger+ 2010<br />
* Logo/font untuk tema “Merayakan Keragaman“<br />
* Button untuk dipasang di blog, ukuran 125 x 125 pixel dan 120 x 90 pixel dengan copy “I’m going to Pesta Blogger+ 2010″ dan “I support Pesta Blogger+ 2010″<br />
* Desain banner yang akan dipasang di website media partner dan blog pesta blogger, ukurannya adalah: 120 x 240 pixel dan 468 x 60 pixel dengan teks: “Pesta Blogger+ 2010 : Merayakan Keragaman (Celebrating Diversities)“.</p>
<p>Desain dapat dikirimkan melalui email ke: pestablogger2010@gmail.com dengan subject email: PB10-LOGO sebelum 31 Mei 2010.</p>
<p>Selain credit title untuk mereka yang terpilih logo hasil rancangannya, tentu saja selalu ada hadiah dan bingkisan menarik.<br />
Ditunggu yaaa..!</p>
<p>Salam blogger!</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Sumber : <a href="http://pestablogger.com/?p=1675" target="_blank">Pesta Blogger</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/info-lainnya/sayembara-logo-dan-banner-pesta-blogger-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Backup data di Blogspot</title>
		<link>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/backup-data-di-blogspot/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/backup-data-di-blogspot/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 01:00:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda mempunyai postingan yang banyak…???.. Apa yang tejadi bila suatu saat semua postingan anda bermasalah atau suatu saat lenyap seketika.
Bagi anda pengguna blogspot dapat membackup semua postingan blog anda,,. Semua postingan dapat anda ambil kembali suatu saat bila anda mengiginkannya.
Berikut langkah – langkah untuk membackup semua postingan di blog anda :
1. Login pada Blogger.
2. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda mempunyai postingan yang banyak…???.. Apa yang tejadi bila suatu saat semua postingan anda bermasalah atau suatu saat lenyap seketika.</p>
<p>Bagi anda pengguna blogspot dapat membackup semua postingan blog anda,,. Semua postingan dapat anda ambil kembali suatu saat bila anda mengiginkannya.<br />
Berikut langkah – langkah untuk membackup semua postingan di blog anda :</p>
<p>1. Login pada Blogger.<br />
2. Klik Setting pada Dashboard anda.<br />
3. Akan muncul seperti gambar dibawah ini.</p>
<p><img class="alignnone" style="margin-right: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_jWAVTwEJYcg/S2zX6aulKcI/AAAAAAAAAFE/IPPDsZbbkjM/s320/backup+blogspot.JPG" alt="" width="357" height="103" /></p>
<p>4. klik export, lalu klik download, simpanlah pada kardisk anda.<br />
5. selesai</p>
<p><em><strong>Sumber : <a href="http://dede-spirit89.blogspot.com/2010/02/cara-backup-data-pada-blogspot.html" target="_blank">Spirit 89</a><br />
</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/backup-data-di-blogspot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Search Engine Pencari Icon</title>
		<link>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/search-engine-pencari-icon/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/search-engine-pencari-icon/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 04:38:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips and Tricks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[
Dalam dunia desain web dan blogging, icon adalah sebuah faktor yang cukup esensial. Icon dalam bahasa aslinya berarti logo atau simbol. Jika diaplikasikan dalam dunia internet, makna ini menjadi sedikit bergeser menjadi logo kecil yang menggambarkan sesuatu dan berfungsi sebagai sebuah link untuk menuju ke situs atau lokasi web tertentu. Ikon yang paling sering digunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" src="http://www.gravisware.com/images/stories/artikel/iconfindersite.jpg" alt="" width="302" height="220" /></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam dunia desain web dan blogging, icon adalah sebuah faktor yang cukup esensial. Icon dalam bahasa aslinya berarti logo atau simbol. Jika diaplikasikan dalam dunia internet, makna ini menjadi sedikit bergeser menjadi logo kecil yang menggambarkan sesuatu dan berfungsi sebagai sebuah link untuk menuju ke situs atau lokasi web tertentu. Ikon yang paling sering digunakan biasanya berupa simbol-simbol sharing ke berbagai situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, atau Digg.</p>
<p>Icon-icon seperti ini ada yang bisa didownload secara gratis dan ada pula yang dilindungi oleh hak cipta. Banyak sekali icon yang beredar di internet, yang kadang membuat bingung bagaimana memilihnya. Tapi sekarang ada sebuah situs pencari icon. Situs ini ialah IconFinder.net .</p>
<p>Tampilan awal situs ini mirip-mirip dengan google, pengunjung tinggal memasukkan sebuah kata pada kolom yang disediakan, lalu icon yang berhubungan dengan kata tersebut akan muncul. Lalu dengan beberapa kali klik, pengunjung sudah bisa mendownload icon tersebut. Pengunjung juga diberi kesempatan untuk submit ikon di sana, baik untuk di-share secara gratis maupun komersil.</p>
<p>Ada lebih dari 147.000 jenis icon yang disediakan oleh situs ini. Dari icon-icon standar, bendera negara, hingga logo manchester united. Ada yang gratis, tetapi ada pula yang komersil. Icon yang disediakan juga berbentuk dua format yang sangat umum dipakai, yaitu PNG dan ICO. Secara umum, icon-icon yang disediakan di situs ini rata-rata berkualitas di atas standar dengan karakter design terkini. Jika ingin mencoba, langsung saja meluncur ke <a href="http://www.iconfinder.com/" target="_blank"><em><strong>www.iconfinder.net. </strong></em></a></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Sumber : <a href="http://www.gravisware.com/informasi/115-icon-finder.html" target="_blank">Gravisware.com</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/tips-and-tricks/search-engine-pencari-icon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benarkah Logo Seribu Sungai di plagiat?</title>
		<link>http://seribusungai.org/info-komunitas/benarkah-logo-seribu-sungai-di-plagiat/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/info-komunitas/benarkah-logo-seribu-sungai-di-plagiat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 04:16:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Semakin mudah mengakses internet, kira-kira semakin mudah pula pembajakan. Tapi benarkah logo komunitas Blogger Seribu Sungai (BSS) sedang dibajak orang?
Inilah nasib kalau punya logo bagus. Banyak orang suka. Daripada repot bikin sendiri, mending kopas aja deh. Sialnya, si orang tersebut tidak sadar bahwa aksinya suatu saat ketahuan. Gimana gak ketahuan, logonya nyebar di Banjarmasin juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Semakin mudah mengakses internet, kira-kira semakin mudah pula pembajakan. Tapi benarkah <a href="http://seribusungai.org" target="_blank"><em><strong>logo komunitas Blogger Seribu Sungai (BSS)</strong></em></a> sedang dibajak orang?</p>
<p>Inilah nasib kalau punya logo bagus. Banyak orang suka. Daripada repot bikin sendiri, mending kopas aja deh. Sialnya, si orang tersebut tidak sadar bahwa aksinya suatu saat ketahuan. Gimana gak ketahuan, logonya nyebar di Banjarmasin juga kok. Sementara komunitas BSS ada di Banjarmasin.</p>
<p>Terlepas siapa membajak logo siapa. Tim investigasi di lapangan melaporkan bahwa logo BSS merupakan hasil lomba yang diadakan BSS. Pengalaman mengatakan, dalam ruang kreatifitas, sangat tidak mungkin terjadi kesamaan hasil. Setidaknya, ada perbedaan yang mendasar. Maksudnya begini, mari kita sama-sama menggambar jukung, hasilnya pastilah jukung. tapi setiap gambar jukung masing-masing peserta pastilah memiliki perbedaan yang mendasar. Itu yang saya maksud.</p>
<p>Nah, kok logo BSS yang nempel di baju si perempuan berhelm tersebut bisa sama persis? Dipastikan oleh tim investigasi di lapangan bahwa perempuan itu bukan anggota blogger BSS. Dan samar-samar kayaknya logo itu digunakan juga sebagai logo komunitas. Komunitas apa ya? (Komunitas pembajak…kaleee).</p>
<p>Silakan dipandang-pandang, diterawang, diendus-endus. Nih dia photo hasil jepretan tim investigasi BSS di lapangan.</p>
<p><em><strong>Sumber : <a href="http://hariesaja.wordpress.com/2010/05/10/logo-bss-nempel-di-baju-siapa-tuh/" target="_blank">Harie</a></strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" src="http://hariesaja.files.wordpress.com/2010/05/img0263a.jpg?w=478&amp;h=358" alt="" width="478" height="358" /></p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong><br />
<a href="http://hariesaja.wordpress.com/2010/05/10/logo-bss-nempel-di-baju-siapa-tuh/" target="_blank"></a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/info-komunitas/benarkah-logo-seribu-sungai-di-plagiat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah dan Peranan Musik Panting</title>
		<link>http://seribusungai.org/seni-budaya/sejarah-dan-peranan-musik-panting/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/seni-budaya/sejarah-dan-peranan-musik-panting/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 03:29:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=363</guid>
		<description><![CDATA[
A. PENGERTIAN MUSIK PANTING
Musik Panting adalah musik tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan. Disebut musik panting karena didominasi oleh alat musik yang dinamakan panting, sejenis gambus yang memakai senar (panting) maka disebut musik panting.
B. SEJARAH MUSIK PANTING
Pada awalnya musik panting berasal dari daerah Tapin, Kalimantan Selatan. Panting merupakan alat musik yang dipetik yang berbentuk seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" src="http://2.bp.blogspot.com/_dgNcElyhNa0/S8fAr2oJprI/AAAAAAAACIY/YAhq6xrQ2Cc/S269/alat+panting.jpg" alt="" width="259" height="214" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>A. PENGERTIAN MUSIK PANTING</strong><br />
Musik Panting adalah musik tradisional suku Banjar di Kalimantan Selatan. Disebut musik panting karena didominasi oleh alat musik yang dinamakan panting, sejenis gambus yang memakai senar (panting) maka disebut musik panting.</p>
<p><strong>B. SEJARAH MUSIK PANTING</strong></p>
<p>Pada awalnya musik panting berasal dari daerah Tapin, Kalimantan Selatan. Panting merupakan alat musik yang dipetik yang berbentuk seperti gabus Arab tetapi ukurannya lebih kecil. Pada waktu dulu musik panting hanya dimainkan secara perorangan atau secara solo. Karena semakin majunya perkembangan zaman dan musik panting akan lebih menarik jika dimainkan dengan beberapa alat musik lainnya, maka musik panting sekarang ini dimainkan dengan alat-alat musik seperti babun, gong,dan biola dan pemainnya juga terdiri dari beberapa orang. Nama musik panting berasal dari nama alat musik itu sendiri, karena pada musik panting yang terkenal alat musik nya dan yang sangat berperan adalah panting, sehingga musik tersebut dinamai musik panting. Orang yang pertama kali memberi nama sebagai musik panting adalah A. SARBAINI. Dan sampai sekarang ini musik panting terkenal sebagai musik tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan.</p>
<p><strong>C. TOKOH-TOKOH MUSIK PANTING</strong></p>
<p>Pada umumnya orang yang memainkan musik panting adalah masyarakat Banjar. Tokoh yang paling terkenal sebagai pemain panting adalah A. SARBAINI. Dan ada juga group-group musik panting yang lain. Tetapi sekarang ini seiring dengan adanya perkembangan zaman group musik panting menjadi semakin sedikit bahkan jarang ditemui.</p>
<p><strong>D. ALAT-ALAT MUSIK PANTING</strong></p>
<p>alat musik pantingAlat-alat musik panting terdiri dari :<br />
a. Panting, alat musik yang berbentuk seperti gabus Arab tetapi lebih kecil dan memiliki senar. Panting dimainkan dengan cara dipetik.<br />
b. Babun, alat musik yang terbuat dari kayu berbentuk bulat, ditengahnya terdapat lubang, dan di sisi kanan dan kirinya dilapisi dengan kulit yang berasal dari kulit kambing. Babun dimainkan dengan cara dipukul.<br />
c. Gong, biasanya terbuat dari aluminium berbentuk bulat dan ditengahnya terdapat benjolan berbentuk bulat. Gong dimainkan dengan cara dipukul.<br />
d. Biola, sejenis alat gesek.<br />
e. Suling bambu, dimainkan dengan cara ditiup.<br />
f. Ketipak, bentuknya mirip tarbang tetapi ukurannya lebih kecil, dan kedua sisinya dilapisi dengan kulit.<br />
g. Tamburin, alat musik pukul yang terbuat dari logam tipis dan biasanya masyarakat Banjar menyebut tamburin dengan nama guguncai.</p>
<p><strong>E. CARA PENYAJIAN MUSIK PANTING</strong></p>
<p>Menurut cara penyajiannya panting termasuk jenis musik ansambel campuran. Karena terdiri dari berbagai jenis alat musik. Dalam pertunjukan musik panting, biasanya jumlah pantingnya sebanyak 3 buah dan ditambah alat-alat musik lainnya. Musik panting disebut juga dengan nama japin apabila penyajiannnya diiringi dengan tarian. Musik panting disajikan dengan lagu-lagu yang biasanya bersyair pantun. Pantun tersebut berisi nasehat ataupun pantun petuah, dan pantun jenaka. Lagu yang dinyanyikan monotor, yang artinya musik tersebut dinyanyikan tanpa ada reff. Pemain musik panting memainkan musik tersebut dengan cara duduk, para pemain laki-laki duduk dengan bersila, sedangkan pemain perempuan duduk dengan bertelimpuh. Para pemain musik panting pada umumnya mengenakan pakaian Banjar. Yang laki-laki mengenakan peci sebagai tutup kepala sedangkan pemain perempuan menggunakan kerudung.</p>
<p><strong>F. FUNGSI MUSIK PANTING</strong></p>
<p>Musik panting mempunyai fungsi sebagai :<br />
1. Sebagai hiburan, karena musiknya dan syair-syairnya yang terkadang jenaka dan dapat menghibur orang banyak. Oleh karena itu, musik panting sering digunakan pada acara perkawinan.<br />
2. Sebagai sarana pendidikan, karena didalam musik panting syainya berisi tentang nasehat-nasehat dan petuah.<br />
3. Sebagai musik yang memiliki nilai-nilai agama, karena musik-musiknya mengandung unsur-unsur agama.<br />
4. Untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama warga masyarakat.<br />
5. Sebagai kesenian musik tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Sumber : <a href="http://arsyadindradi.net/sejarah-dan-peranan-musik-panting/" target="_blank">Arsyad Indradi</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/seni-budaya/sejarah-dan-peranan-musik-panting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Kalimantan Selatan</title>
		<link>http://seribusungai.org/seni-budaya/sejarah-kalimantan-selatan/</link>
		<comments>http://seribusungai.org/seni-budaya/sejarah-kalimantan-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 May 2010 00:30:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin malam</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seribusungai.org/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Pemerintahan di Kalimantan Selatan diperkirakan dimulai ketika berdiri Kerajaan Tanjung Puri sekitar abad 5-6 Masehi. Kerajaan ini letaknya cukup strategis yaitu di Kaki Pegunungan Meratus dan di tepi sungai besar sehingga di kemudian hari menjadi bandar yang cukup maju. Kerajaan Tanjung Puri bisa juga disebut Kerajaan Kahuripan, yang cukup dikenal sebagai wadah pertama hibridasi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sejarah Pemerintahan di Kalimantan Selatan diperkirakan dimulai ketika berdiri Kerajaan Tanjung Puri sekitar abad 5-6 Masehi. Kerajaan ini letaknya cukup strategis yaitu di Kaki Pegunungan Meratus dan di tepi sungai besar sehingga di kemudian hari menjadi bandar yang cukup maju. Kerajaan Tanjung Puri bisa juga disebut Kerajaan Kahuripan, yang cukup dikenal sebagai wadah pertama hibridasi, yaitu percampuran antarsuku dengan segala komponennya. Setelah itu berdiri kerajaan Negara Dipa yang dibangun perantau dari Jawa.</p>
<p>Pada abad ke 14 muncul Kerajaan Negara Daha yang memiliki unsur-unsur Kebudayaan Jawa akibat pendangkalan sungai di wilayah Negara Dipa. Sebuah serangan dari Jawa menghancurkan Kerajaan Dipa ini. Untuk menyelamatkan, dinasti baru pimpinan Maharaja Sari Kaburangan segera naik tahta dan memindahkan pusat pemerintahan ke arah hilir, yaitu ke arah laut di Muhara Rampiau. Negara Dipa terhindar dari kehancuran total, bahkan dapat menata diri menjadi besar dengan nama Negara Daha dengan raja sebagai pemimpin utama. Negara Daha pada akhirnya mengalami kemunduran dengan munculnya perebutan kekuasaan yang berlangsung sejak Pangeran Samudra mengangkat senjata dari arah muara, selain juga mendirikan rumah bagi para patih yang berada di muara tersebut.</p>
<p>Pemimpin utama para patih bernama MASIH. Sementara tempat tinggal para MASIH dinamakan BANDARMASIH. Raden Samudra mendirikan istana di tepi sungai Kuwin untuk para patih MASIH tersebut. Kota ini kelak dinamakan BANJARMASIN, yaitu yang berasal dari kata BANDARMASIH.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Sumber : <a href="http://www.kalselprov.go.id/selayang-pandang/sejarah-provinsi-kalimantan-selatan" target="_blank">Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seribusungai.org/seni-budaya/sejarah-kalimantan-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 1.973 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-07-30 22:42:43 -->
